33

1158 Kata

"Alhamdulillah, ayo Ibuuu nah bisa kan dikit-dikit jalaaan." Andin memeluk Gayatri yang kelelahan dan mendudukkannya lagi di kasur. Gayatri terlihat ingin menangis, ia ingin segera bisa berjalan dan ingin mendatangi rumah Meli untuk meminta maaf, juga pada Ratna, sakit yang ia derita mengajarkan padanya bahwa harta berlimpah tak ada artinya saat badan kita sakit dan tak berdaya. "Istirahat dulu ya Ibu, Ibu sudah banyak perkembangan, jangan terburu ingin jalan kayak ibu sehat dulu, saya ambilkan juice alpukad dulu ya Ibu, Ibu duduk yang betul dulu ya saya susun bantal biar agak tinggian dan Ibu biar bisa sandaran enak, naaah sip, tunggu ya Ibu, saya ke dapur dulu." Gayatri hanya mengangguk dengan lemah, kembali matanya berkaca-kaca, lebih banyak bersyukur karena telah banyak kemajuan. Saa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN