Tak lama setelah kejadian yang menghancurkan hati Bram, lebih-lebih Berta, keduanya segera menuju rumah sakit tempat ibu mereka di rawat, ingin memastikan keadaaan ibu mereka aman. Sebelum masuk ke ruangan ibunya Berta menarik lengan adiknya. "Apa tidak sebaiknya ibu kita pindah rumah sakit saja Bram?" tanya Berta, Bram hanya menatap lelah wajah kakaknya, banyaknya kejadian yang tiba-tiba menderanya membuat Bram seolah-olah tak bisa berpikir cepat. "Aku akan menghadap dokter jaga hari ini, aku akan memindahkan ke rumah sakit yang lebih bagus, dan yang jelas kita tak harus bertemu wanita ular itu lagi, dia racun yang mematikan, aku baru ingat sekarang, makanya saat ibu melihat wanita itu, ibu seolah menahan marah, wanita terkutuk dan laknat, yang telah membodohi keluarga kita." Amarah Be

