"Bi Imah kayak masak apa itu Mas?"tanya Meli pada Anton yang saat itu tengah terlihat serius di depan laptopnya. "Oh itu, bukan masak bikin cemilan aja, ada sahabat mau ke sini, lama gak main ke sini, Bi Imah itu kan pernah kerja di pabrik roti, tapi terus brenti saat anaknya sakit, eh ya dah jalannya kali akhirnya meninggal anaknya trus dia ngelamar jadi OG di kantorku, aku ingat di sini gak ada yang bersih-bersih ya sudah, aku terima tapi kerja di sini, makanya dia pinter kalo suru ngebaking gitu," sahut Anton masih saja matanya tak lepas dari laptop. "Wah iya kah, aku mau belajar Mas." Anton menutup laptopnya dan menoleh menatap wajah Meli yang tumben terlihat segar. "Kamu cocok di sini, Mel, gak sendu aja tuh wajah." "Iya kah Mas?" "Iya, mata kamu mulai hidup, nggak redup aja kay

