28

1054 Kata

Ponsel Meli berbunyi saat ia sedang menatap langit-langit kamar, sulit tidur karena pikiran kalut sejak mendengar kabar dari Saga jika Keysa kembali sakit. Meli merasa bersalah. Perlahan Meli bangkit dan melihat nama Saga di ponselnya. Mel Ya Pak Maafkan aku Kenapa, ada apa? Dik key? Yah, maaf jika aku akhirnya memilih Keysa, maafkan aku jika aku sempat mengatakan suka padamu dan akhirnya aku harus menentukan pilihan Yah tidak apa-apa, Dik Key lebih membutuhkan Bapak Maafkan aku Mel Tidak apa-apa Pak, akan lebih baik begini mumpung kita juga belum begitu dekat, selamat malam Pak Meli meletakkan ponselnya, entah mengapa air matanya mengalir deras. Ia tak mengerti ada apa dengan dirinya. Hingga akhirnya Meli tertidur karena kelelahan. Keesokan harinya saat Meli berusaha melupakan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN