Hari yang ditunggu akhirnya tiba. Shane dengan kemeja putih dan jas hitam sedang berdiri menunggu giliran untuk dipanggil. Pakaiannya di balut dengan kain kelulusan yang disebut toga. Dia tidak sendirian di sana, ada Theo dan Vivi juga dua adik kembarnya. Mereka datang khusus untuk melihat hari besar yang sudah dinantikan. Tidak terlihat kehadiran Kiara untuk hari ini, itu karena dia sedang menghadapi sidang untuk tugas akhir. Kiara hanya bisa menyaksikan dari video yang dikirim oleh Vivi. Setelah acara selesai, Shane menghubungi Kiara dengan panggilan video. “Halo, Sayang! Aku duluan ya!” ujar Shane dengan senyum bahagia. “Jahat! Nggak nungguin aku.” “Hahaha, kamu gimana?” “Aku lulus … aku jadi lulus.” “Wah, selamat ya! Tungguin Abang dateng ya!” “Hehehe, kapan balik Jakarta?” tan

