Semenjak curhat dengan Kejora, Cellyn mulai bisa tenang dan tetap bisa berpikir positif. Apalagi kata dokter kandungannya juga normal, mungkin memang belum saatnya dikaruniai seorang anak. Cellyn memutuskan untuk berhenti kuliah dan fokus mengurus usahanya, berkat tabungan dari menjual rumah dulu beserta gaji Haidar dan juga keuntungan toko, Cellyn memutuskan untuk membuka cabang lagi. Walaupun masih ngontrak tetap merasa bersyukur. Mertuanya yang terkadang suka rewel soal keturunan, pada akhirnya bisa mengendalikan diri sebab Haidar selalu menasehati. Bukan karena Cellyn yang tidak mau, melainkan memang belum saatnya saja. Haidar pun berubah menjadi sosok yang lebih sabar dan bijaksana lagi. "Cellyn, kita masih ada uang tabungan. Bagaimana kalau kita beli perumahan kredit saja? Aku ta

