Kejora merasa berterima kasih karena dipertemukan dengan pemuda baik seperti Blue Sea. Seandainya tidak bagaimana nasibnya di sini yang terabaikan oleh suaminya. "Ayo kita makan," ajak Kejora. "Ayo…" jawab Blue Sea tidak kalah semangat. Namun, saat Kejora duduk dadanya semakin terlihat jelas. Seketika jantung Blue Sea berdetak kencang menahan gairah yang seakan meledak - ledak. "Sea, Kenapa kamu tegang dan wajahmu memerah?" tanya Kejora. Blue Sea langsung berdiri dan mengambil jaket sepak bola Liverpool berwarna merah marun. Dengan gaya yang seperti dalam drama Korea pemuda itu memakaikan jaket tersebut pada badan Kejora dengan posisi terbalik. Sehingga menutupi d**a milik Kejora. "Upz… Maaf. Aku baru sadar," pekik Kejora menahan malu. "Tak apa - apa. Santai saja, aku tidak akan b

