Siang harinya Kejora terbangun duluan, saat matanya terbuka pertmaa yang dilihatnya adalah wajah tampan Blue Sea dari samping. "Sea memang tampan sekali, selain itu sikapnya juga hangat dan lembut. Beruntung sekali aku dipertemukan dengan seseorang seperti ini," batin Kejora. Tak lama kemudian Blue Sea juga terbangun, entah kenapa Kejora reflek menutup wajahnya dengan selimut karena merasa malu dengan apa yang dilakukan mereka tadi pagi. Blue Sea menjadi gemas dan menarik selimut calon istrinya. "Kenapa bersembunyi?" tanya Blue Sea dengan senyuman menggoda. "Tidak, aku tidak bersembunyi," jawab Kejora memerah wajahnya. "Pasti teringat kejadian yang tadi kan?" goda Blue Sea. Kejora kaget kenapa Blue Sea bisa menebak jalan pikirannya, akan tetapi Kejora tetap tidak ingin mengakuinya.

