Tangisan Mimpi Blue Sea

1488 Kata

Sesampainya Kejora di kediaman Imron di sana sudah ada Indah dan Hidayat. Mereka berdua sedang duduk di ruang tamu bersama Ulva. "Loh, katanya kakak sama Kak Haidar. kenapa malah naik taxi?" tanya Indah sambil meraih bawaan yang dipegang Kejora di tangan kanan. "Kakakmu sepertinya ada urusan, jadi pergi sejenak," jawab Kejora tersenyum tanpa beban. "Honey, bantu kami dong! Berat ini," rengek Indah manja pada suaminya. "Iya… Iya…" jawab Hidayat sabar. Hidayat dengan sigap mengambil alih barang yang di bawa Kejora dan Indah masuk ke dapur. Kejora ikut senang melihat kemesraan diantara Indah dan Hidayat. Andaikan dia menikah dengan seseorang yang mencintainya pasti Kejora juga bisa bermanja - manja seperti itu. "Apa uangnya kurang?" tanya Ulva. "Tidak, Ma. Cukup kok," jawab Kejora sop

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN