Kejora menangis tiada henti, luka hatinya lebih terasa sakit dibanding luka pada tubuhnya. Dia kemudian teringat dengan Blue Sea, tadi siang mereka berdua janjian akan pergi malam ini. "Setidaknya aku mengucapkan perpisahan terlebih dahulu dan mengucapkan terima kasih," batin Kejora. Namun, saat dia memencet tombol panggilan dari belakang Haidar merebut ponsel tersebut dan membanting ke tembok sampai hancur. Kejora kaget, saking marahnya dia hanya mengepalkan tangannya sendiri dan tidak Sudi melihat ke wajah suaminya. "Sekarang jaman modern, tidak ada orang memakai handphone seperti itu," kata Haidar tanpa merasa bersalah. Kejora ingin membela diri tapi dia tidak berani, berbeda saat ketika dengan Blue Sea. Di hadapan Haidar Kejora tidak berdaya sebab nanti jika dilaporkan pada orang

