PART : 18

927 Kata

Sampai di Rumah sakit, Anggi segera dibawa ke ruang UGD. Ini kedua kalinya dalam hidupnya untuk memasuki ruangan ini, dengan penyebab yang sama. Tapi dengan kondisinya yang lebih parah. Apa ini akhir dari kehidupannya? Sementara Ismi dan Erika berada di luar. Mereka cemas dan khawatir, takut sesuatu yang buruk terjadi pada sahabat mereka. "Gue nggak bisa lihat Anggi kayak gitu lagi," Isak Ismi sambil menangis. "Sudah ... Anggi pasti bisa bertahan," balas Erika mencoba kuat. Sudah beberapa menit mereka menunggu, akhirnya dokter keluar juga, berbarengan dengan kedatangan kedua orang tua Anggi. "Gimana putri kami, dok?" tanya Rita dengan cemas. "Dia baik-baik aja, kan, dokter," timpal Ismi. Dokter tak langsung menjawab. Tapi, dari raut wajahnya saja mereka semua bisa menduga kalau in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN