Sementara itu di sebuah kediaman yang dijaga oleh pengawal, Khnurn baru saja datang. Dia tidak menaruh curiga sedikitpun bahwa dirinya telah masuk perangkap yang dibuat oleh Kasim Hoton. Asisten pribadi Yang Mulia Putra Mahkota Khnurn itu, berjalan lebih dulu, untuk memberi petunjuk. "Silakan masuk, Yang Mulia," ujar Kasim Hoton. "Di mana mereka?" tanya Khnurn tanpa curiga. "Mungkin mereka sebentar lagi akan datang, Yang Mulia," jawab Kasim Hoton, tanpa berani menatap mata junjungannya itu. "Saya akan keluar sebentar, untuk menyajikan sedikit kudapan untuk Yang Mulia." "Baiklah, lekas kembali!" jawab Khnurn yang kemudian duduk di salah satu Hambal besar yang disediakan di dalam ruangan tersebut. Kasim Hoton pun memberi hormat dan kemudian keluar ruangan. Setelah pintu tertutup rap

