“Well, it's time to surrender, there's no use in trying when the pieces don't fit anymore.” Dara tersenyum manis, “I wish you well.” Dara melanjutkan perkataannya dan memberikan senyuman termanisnya untuk Robert. “I wish you well,” Robert berkata dengan lirih. Dara dan Robert saling bertukar senyum, keduanya saling memandang dan larut dalam tatapan penuh luka itu, “Dara… hidup bahagialah..” Robert melanjutkan perkataannya. “Ya.. pasti.. kamu juga harus bahagia,” ujar Dara sembari tersenyum manis untuk yang kesekian kalinya. Secara bersamaan mereka menganggukkan kepala mereka dengan pelan, tidak ada yang menginginkan perpisahan ini. Tetapi mereka berdua tahu, kebersamaan mereka hanya akan membawa luka. Sekali lagi mereka berdua saling bertukar senyum. “Selamat tinggal Rob…” Dara berkat

