Shireen berguling-guling dikasur king size miliknya menunggu Reynald yang tak kunjung masuk ke kamar, Shireen merasa kesal dia melihat jam dinding kamarnya sudah hampir satu jam Reynald belum kembali, Shireen pun memutuskan untuk menghampiri Reynald di ruang kerjanya. "Huft sepertinya memang aku yang harus menurunkan egoku" gumam Shireen lirih berjalan menuju dapur membuatkan kopi untuk Reynald. "Dengan kopi ini akan menjadi alasan aku berbicara dengannya" senyum Shireen. Setelah selesai membuat kopi Shireen menuju ruang kerja Reynald, sebelum mengetuk pintu Shireen mengambil nafas dan menghembuskan kembali nafasnya setelah itu ia mengetuk pintu ruang kerja Reynald. Tok,,tok,,tok,, Shiren mengetuk pintu lalu memutar gagang knop pintu dan membuka pintu ruang kerja Reynald. Saat Pintu ter

