52. Penerimaan Maaf

1319 Kata

Setelah diberi tahu bahwa di bawah sedang ada seseorang yang menunggu untuk ditemui, pada akhirnya Amira pun bertekad untuk menghampiri sosok tersebut meski sebenarnya dia tidak yakin bahwa dirinya bisa bersikap biasa saja di depan orang yang pernah menghancurkan kisah asmaranya dahulu kala. Akan tetapi, saat dipikir kembali, mungkin sudah saatnya juga Amira berdamai dengan masa lalu. Walau terasa menyakitkan ketika kembali mengingatnya, tapi setidaknya kini hubungannya dengan Raga sudah membaik bahkan semakin harmonis. Dan kini, di tengah langkahnya yang masih tertatih, gadis itu pun telah menuruni setiap undakan tangga dengan penuh hati-hati. "Non Mira bisa?" tanya Mbok Tarsih yang berjalan di belakangnya. Wanita berdaster lusuh itu memang sengaja memposisikan dirinya di belakang san

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN