45. Mandi Keringat 21+

1820 Kata

Amira sangat menikmati setiap permainan yang Raga limpahkan di bagian tubuhnya yang sudah nyaris ditelusuri setiap incinya. Membuat Amira tak jarang meloloskan lenguhan penuh nikmatnya tiap kali bibir Raga menyerang bagian areal sensitifnya. Seperti yang terjadi saat ini. Di tengah lantunan lagu yang belum berakhir, cumbuan Raga terhadap Amira pun tentu tak akan mereda sebelum mencapai puncak. "Ahh, Ga...." desah Amira melengkungkan tubuh. Memejamkan mata di sela dirinya yang juga menggigiti bibir bawahnya tatkala Raga menjulurkan lidahnya demi membelai belahan kewanitaan di bawah sana. Seakan Raga ingin memberikan kenikmatan penuh pada sang kekasih, ia pun terlihat begitu sangat fokus dalam cumbuannya. Betapa Raga sangat ahli dalam membuai pasangan di tengah kegiatan ranjangnya. Memba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN