"Sama seperti sebelumnya keadaan rumah Masih sedingin es tidak ada lagi kehangatan di dalamnya." **** Walaupun Hilya Masih menyimpan rasa sakit kepada Reyhan, dia tetap menjalankan kewajibannya sebagai istri yang menyiapkan kebutuhan suami, tapi tidak untuk melakukan hubungan Itu. "Hil, sampai kapan kamu mau diem seperti ini terus?" tanya Reyhan kepada istrinya yang sedang mencarikan pakaian untuknya. Namun, Hilya hanya diam walaupun dia dengan apa ucapan suaminya Itu. "Hil aku berani sumpah aku sama sekali enggak ngelakuin Itu. Aku udah jelasin berapa kali aku jarang di rumah buat Cari kamu." "Cari aku? Heh, yakin?" tanya Hilya sinis tanpa menoleh kepada Reyhan. "Sumpah, Hil aku beneran Cari kamu." "Cari di mana? Di kamar Tari?" sindir Hilya lagi. Membayangkan

