Kejadian

1047 Kata

Sesampainya di rumah, Hilya langsung bergegas beberes diri. Ia pun berniat untuk setelah itu segera menyiapkan semua kebutuhan Eldan dan Ethan. Tanpa menunggu lama, Hilya langsung meraih handuknya dan langsung masuk ke kamar mandi. Sedangkan Reyhan sibuk merehatkan diri sejenak di ruang tamu. Ia berseder sambil memejamkan mata karena semalam ia tak biaa tidur dengan tenang.  Banyak ketakutan yang menghantui. Ia takut akan ada hal-hal yang tak terduga dan membuat pedih datang lagi. "Semoga kandungan Hilya nggak apa-apa. Di usia senja, kehamilan Hilya sangat riskan. Aku takut kalau Hilya bakal kenapa-kenapa lagi." Reyhan menutup mata dan hampir sempurna. Namun, sebelum akhirnya teriakan Hilya membedah kembali kedua mata yang hampir menutup rapat.  "Mas!!" Teriakan Hilya makin membuat R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN