"Keberadaan yang tidak dianggap lalu untuk apa tetap bertahan." ***** Hilya mengurus surat-surat yang diperlukan untuk mengajukan cerai. Kalau suaminya saja sudah tidak menginginkannya untuk apa mereka tetap bersama. "Kamu mau ngapain?" "Mau ngurus Surat cerai Kita." "Kamu ngomong apa sih, Hil. Kamu enggak kasian sama anak-anak." "Justru aku kasian sama anak-anak, Mas makanya aku milih buat cerai aja." "Hil, masalah kayak gini bisa dibicarain baik-baik. Kamu kenapa jadi kayak anak kecil sih?!" Hilya menatap tajam suaminya. "Anak kecil kamu bilang? Emang kamu fikir aku enggak capek selama ini, Mas? CAPEK! Aku berusaha jadi istri yang baik ngikutin mau kamu. Tapi, pas kamu tahu masalah Maya kamu salahin aku. Kamu mikir enggak dulu aku kenapa Maya atau enggak

