**** Ah. Aku jadi ingat satu hari di mana benar-benar membuatku super gelisah sekaligus senang di dua tahun yang lalu. Bersama Ami, terungkap sesuatu yang seharusnya tak perlu terungkapkan. Bersama Rama, merasakan sesuatu spesial, yang agaknya…itu bukanlah sesuatu yang begitu pantas untuk diberi label spesial. Aku tertawa di sini. ***** “Hey!! Cepetan ke lapang! Si Bapak udah nunggu!” seru salah satu gadis di depan pintu kelas. Shella yang tengah membenarkan ikat sepatu di meja depan sontak menutup telinga. Bukan main…. Cewek-cewek di kelas ini memang rata-rata memiliki suara berfrekuensi tinggi. Sangat menggelegar dan melengking hingga membuat para siswa lelaki yang masih menetap di dalam kelas berhamburan keluar ruangan. “Ayo, Shel,” ajak Rahma. Gadis yang tingginya di bawah Shel

