Chapter 39 - Curhat

1351 Kata

**** Lahan luas di atas Tebing Breksi ini memiliki tanah kecoklatan yang tidak rata. Beberapa rumput tumbuh di sebagian tempat, membuat tempat ini terhiasi walau sedikit. Pohon-pohon dengan ukuran sedang juga ditanami di tempat ini, dekat dengan pagar pembatas tebing yang menjadi pengaman tempat tinggi ini. Shella—dengan mata yang masih terpana—terus melangkahkan kakinya, sambil mengedarkan pandangan. “Kukira tempat ini kosong melompong. Ternyata nggak.” Dia mendapati beberapa stan untuk berfoto didirikan oleh beberapa orang. Ada yang model kursi pengantin—di mana di belakang kursi puti panjang dihiasi bunga warna-warni yang membentuk hati. Ada juga yang bermodel pintu di atas kayu setinggi pinggang, yang juga diberi tangga-tanggaan. Di ujung yang lain, Shella bisa melihat tempat yang p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN