"Ya, bisalah! Karena kami telah saling jatuh cinta!" ketus Indra kepada suami Mona karena meragukan hubungannya dengan Yana. "Hah? Apa? Tapi, setahu saya Sekretaris Yana sejak dari bangku kuliah telah menyukai Tuan Fred. Masa bisa secepat itu melupakannya?" seru Joni lagi. "Cih! Tentu saja Tante Yana cepat melupakan orang itu! Karena pesona yang gue miliki! Begitu sangat memikat dirinya!" Indra mengatakan itu sambil mencuri satu kecupan di pipi yana. Yang membuat sang wanita dewasa sedikit kelimpungan dengan sikap Indra kepadanya. "Hebat banget Indra bersandiwaranya. Dia sangat cocok deh menerima penghargaan sebagai nominasi orang yang jago membual," gumam Yana dalam hati. Ternyata Yana masih belum mempercayai jika Indra benar-benar tulus kepadanya. Dia masih berpikir jika pemuda itu

