Bab 17. Pengen Kawin

1335 Kata

Shevaya duduk diatas kasur dengan cemberut, rambutnya masih basah dan dia melihat Denver dengan santainya mengambil handuk lalu masuk ke dalam kamar mandi. Denver terlihat puas dengan perbuatannya, tetapi Shevaya benar-benar lelah karena ulah Denver yang seakan tidak ada puasnya. “Hih nyebelin banget, gimana mau kuliah kalau gini?” Shevaya berbicara pada dirinya lalu berusaha untuk keluar dari kamar Denver. Shevaya tidak ingin terus berada di kamar itu karena takut Denver akan kembali memintanya untuk bercinta. Lelaki seperti tidak ada lelah dan terus melakukan hal yang dia inginkan. Shevaya tidak paham lagi, ini pertama kalinya, tetapi dia harus dihadapkan dengan hal seperti itu. “Sakit banget,” rintih Shevaya karena pangkal pahanya terasa perih. Shevaya berjalan dengan tertatih dan a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN