Isabella cemberut sepanjang perjalanan menuju restoran tempat di mana pertemuan bisnis dilakukan. Dia terlihat cantik dan Anggun, tetapi wajah cemberutnya terlihat sangat kentara dia sungguh tidak menerima perjodohan yang diputuskan oleh ayahnya. “Jangan cemberut terus, orang udah terlanjur pula. Kalau kamu nggak bandel mana mungkin ayah kayak gini? Ayah takut kamu terjebak pergaulan yang ga bener,” ujar Denver. “Ayah nggak ngerti, mana ada orang dijodohin malah bungah dan bahagia? Aneh banget emang.” Denver hanya bisa menghela nafasnya lelah, dia tahu mungkin keputusan ini sangat cepat. Denver takut anaknya akan mengalami hal buruk, dia lebih rela anaknya nikah muda dibandingkan terjebak dengan kehidupan yang sungguh menyeramkan. Isabela salah pergaulan di kota orang dan sampai saat in

