Bab 19. S3 (Arion Makin tidak bisa dikendalikan)

1320 Kata

Aara hanya diam menatap Arion yang kini fokus menyetir, mobilnya sungguh baru dan tidak Aara sangka dia pertama kali yang menaikinya. Aara awalnya emang kesal dengan masa lalu, tetapi melihat tingkat Arion seperti ini rasanya kini dia terhibur. “Enak ga mobilnya? Suka?” Tanya Arion. “Hem, mobil yang lama mana?” Tanya Aara penasaran. “Aku jual, katamu ga suka naik itu.” “Gila kamu Bang, gimana kalu Papa marah?” Tanya Aara. Arion tidak memikirkan hal itu, pikirannya hanya ingin membuat Aara mau menerimanya. Dia bahkan tidak memikirkan hal lain, bahkan kemarahan papanya terkait dia yang menjual mobil secara tiba-tiba. “Jangan panggil aku Abang Ra, aku ga mau dikira kakak kamu.” “Terus apa? Lagian aku manggil itu sejak lama,” ucap Aara. “Panggil Mas, aku suka kamu panggil aku itu.” Aar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN