Devan melihat pandangan anaknya yang sepertinya tidak biasa, entah apa yang dia lihat sampai seperti itu? bahkan setelah selesai joging dirinya sama sekali tidak marah lantas apakah dia salah jika mengajak anaknya untuk makan setelah joging seperti ini? Dia Papa yang baik bukan? tidak ingin anaknya kelaparan. "Kenapa marah? Papa salah?" tanya Devan. "Papa salah, percuma aja capek olahraga malah diajak makan lagi" jawab Arion sewot, dia langsung mengalihkan pandangannya menuju hal lain agar matanya tidak melihat keakraban mereka yang semakin menjadi-jadi. "Wee, kenapa ngambek? Papa nggak salah kali? kenapa harus ngambek sama Papa coba" ujar Devan. "Tau Ah Papa!" ucap Arion kesal. "Ya wis ayo pulang, kamu udah gede malah rewel" ujar Devan langsung berdiri. Ketika akan membayar ma

