Denver mengusap lembut bahu Shevaya yang terekspos, baju tidur wanita itu terlihat seksi di mata Denver yang kini sudah merindukan istrinya. Denver sudah menunggu dan kini dia tidak bisa lagi bersabar untuk mendapatkan hak yang dia inginkan. "Sayang," bisik Denver kembali mengganggu tidur Shevaya. "Aku ngantuk Mas." Shevaya menepis tangan Denver yang mulai menyentuh bagian sensitifnya. Denver tidak tahan lagi, dia langsung membungkam bibir Shevaya dengan liar. Nafsunya sudah tidak bisa dia kendalikan, dia sudah lama menunggu dan kini dia hanya ingin merasakannya lagi. Segala hal yang ingin dia lakukan harus diberikan oleh istrinya. "Mas nakal!" Shevaya memukul punggung suaminya dengan keras. Denver mengabaikan penolakan Shevaya, dia terus memaksanya hingga Shevaya menerima semuanya de

