Denver menatap wajah Shevaya yang masih tertidur dengan lelap, baikan dengan Shevaya sungguh membuat moodnya membaik. Wanita mungil yang ada di sampingnya itu sungguh dewasa, dia mengerti segala hal yang dijelaskan oleh Denver. Alexa memang datang di saat mereka sedang mempersiapkan pernikahan, tetapi Denver tidak akan membiarkan Alexa menghancurkan rencana pernikahan mereka. “Mas, nggak kerja?” tanya Shevaya yang merenggangkan ototnya dengan leluasa. Denver menggelengkan kepalanya, dia berniat menemani Shevaya seharian untuk menebus kesalahannya beberapa hari ini. Weekend seperti ini memang paling enak di habiskan untuk berduaan bersama dengan Shevaya. “Mau dimasakin apa?” tanya Shevaya yang kini mulai duduk dia merapikan rambutnya yang berantakan. “Di sini aja dulu, masih pagi ini.”

