Felix mengusap lembut pipi anaknya, badannya sudah lumayan tidak sepanas sebelumnya. Diva kini sudah semakin membaik dari kondisi awalnya yang mengkhawatirkan. Anak itu memang sungguh menghibur hatinya, dia harap Diva akan segera sembuh dan kembali ke rumah dengan perasaan bahagia. “Gendong Pa,” bisik Diva. Sejak tadi jantung Alexa berdebar keras, dia takut jika Felix marah ketika Diva memanggilnya dengan sebutan ‘papa’ sejak awal Alexa tidak pernah mengajarkan apa pun terkait panggilan itu, tetapi kini Diva memanggil Felix dengan lues bahkan dia mengabaikan keberadaan Alexa di sisinya. “Tangannya biarin di sini biar ga lepas infusnya,” ucap Felix yang kini menggendong Diva. Anak itu tidur dengan tenang di pelukan Felix, ada kesedihan yang mendalam di hati Alexa. Jika seandainya Felix

