jam sudah menunjukkan pukul delapan dan kini kedua pengantin baru dua belum bangun dari tidurnya, kamar yang mereka gunakan sangat berantakan karena keliaran keduanya dalam bercinta semalam. Bunyi ponsel membuat Abian terbangun dari tidurnya, Itumengangkat telepon dengan matanya yang masih terpejam. Dia masih mengantuk karena semalam lembur bersama istrinya sampai pukul tiga pagi. Abian merasa sangat puas dengan pelayanan yang diberikan istrinya, Sheza sangat pintar dan menuruti semua yang dikatakan olehnya. “ pesan untuk pengantin baru katanya disuruh untuk segera sarapan, kata mama papa kami pulang duluan kalau kalian langsung menyusul nanti saja.” Felly berbicara pada kakaknya dengan nada mengejek. “Iya dek, nanti nyusul aja. sheza masih tidur,” ucap Abian. “Hayo kak Sheza kenapa kok

