Bab 20. S2 Theo (Devan Hampir Khilaf pada Isabela)

2573 Kata

“Hasil fotonya bagus sayang?” tanya Kaia yang kini menghampiri Theo yang sedang memotretnya. Lelaki itu sungguh merencanakan liburan terbaik, walau terasa sederhana, tetapi mengesankan bagi Kaia. Theo orang yang selalu melakukan segalanya dengan hati, banyak hal yang selalu dia perjuangkan terlebih demi kebahagiaan orang yang dia sayangi. Tiap kali bersama Theo selalu berusaha menebus setiap waktu yang telah dia lewatkan. Theo hanya ingin Kaia merasa bahagia dan tidak menyesal akan penantian yang selama ini dia jalani. “Good, kita makan dulu yuk sayang. Udah sore,” ujar Theo dan diangguki Kaia. Selama di sini Theo menjaganya dengan baik, awalnya memang dia tidak terbiasa dengan suasana sekitar, tetapi semakin ke sini dia semakin senang karena menyenangkan berada di sini. Jika seandainya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN