Shevaya sudah mandi dan rapi, dia memakai dress teerlihat sangat cantik di matanya. Denver juga sudah terlihat tampan kini mereka berniat akan menyusul keluarga yang akan menikmati matahari terbenam di resto, mereka juga sudah memesankan makanan untuk Denver dan shevaya setelah mereka memutuskan untuk menyusul. “Kamu bawa cardigan?” tanya Denver. Shevaya mengangguk, dia sengaja membawa untuk antisipasi jika dia kedinginan. Udara malam di sini terasa sangat dingin, Denver yakin bahwa makan malam akan selesai pukul tujuh nanti, Denver tidak akan membiarkan wanitanya kedinginan. “Udah siap ayo pergi Mas,” ucap Shevaya semangat. Denver mengecup bibir Shevaya sekilas lalu mereka langsung menyusul keluarganya ke sana. Denver mengemudikan mobilnya sendiri, untung saja dia tidak menyediakan sa

