Tiga bulan berlalu hidup mereka mulai berjalan lebih baik lagi, Felix sudah sadar dan beraktifitas seperti biasanya, sedangkan kini Shevaya sedang sakit sejak dua hari yang lalu. Gejalanya mual-mual seperti masuk angin, Shevaya tidak tahu, tetapi Denver akhirnya menyarankan Shevaya untuk tes kehamilan lagi. Walau mungkin dia sudah pernah hamil, tetapi rasanya dia takut untuk hamil yang kedua kalinya seperti ini. Theo bahkan masih berumur lima bulan, tetapi dia kebobolan. “Terus gimana kalau hamil? Theo gimana Mas, aku takut kalau dia kekurangan kasih sayang.” “Udah terlanjur, lagian Theo juga nggak masalah. Selama kitab isa membagi waktu semuanya aman sayang, percayalah aku akan membantu kamu.” Shevaya hanya bisa menghela nafasnya lelah, suaminya memang berulah dan kini bisa saja dia ham

