Setlah kehamilan Aara masuk ke bulan delapan semuanya terasa cepat, wisuda dan foto maternity serta segala hal yang diinginkan oleh Aara juga sudah telaksana. Ini bulan terakhir Arion akan kerja karena setelah itu dia akan cuti untuk menamani istrinya yang hamil tua. Devan tahu karena itulah dia mengijinkan anaknya dan dia yang akan menggantikan anaknya selama dia fokus pada Aara yang kini membutuhkan kehadirannya. Aara sudah pindah di kamar bawah, dia juga semakin sering olahraga ditemani oleh Isabella, sejak awal dia ingin lahir normal tapi ditentang oleh suaminya. Akhirnya Aara memutuskan untuk cesar karena dia tidak ingin membuat suaminya selalu risau dengan segala pilihan yang dia inginkan. “Kalau butuh apa-apa panggil Mama,” ujar Isabella. “Iya Mama, Aara juga lagi nonton drama kok

