“Aku memeriksa dokumen dulu ya,” ucap Denver mengecup kening Shevaya dengan lembut. Perlakuan manis itu membuat Shevaya terlena dia kini semakin jatuh ke dalam pesona Denver yang tidak ada ujungnya. Lelaki itu mampu memporandakan dindin pembatas di hatinya, dia benar-benar tidak mampu menolak setiap perkataan atau perbuatan manis yang Denver lakukan padanya. “Hem Sheva bobo dulu ya,” ujar Shevaya dan langsung diangguki Denver. Denver membiarkan Shevaya untuk tidur lebih awal karena dia masih sibuk, lebih baik Shevaya tidur lebih awal dibandingkan wanita itu harus menemaninya begadang sebelum memeriksa beberapa dokumen kesepakatan yang dia ajukan. Denver tidak ingin rugi dalam setiap hal karena itulah dia selalu memeriksa semuanya dengan perlahan agar tidak ada kesalahan yang berarti. P

