Peristiwa malam itu membuat Abian terngiang, dia tidak memiliki nomor ponselnya karena wanita itu pergi sebelum dia terbangun dari tidurnya. Abian tidak tahu maksud wanita itu, yang pasti dia sengaja datang ke Jakarta untuk mencari wanita itu. Sudah sebulan dia di Bali mencari wanita itu, tapi dia sama sekali tidak menemukan Sheza dimanapun. Abian tahu tingkahnya sungguh tidak bertanggung jawab atas segala hal yang telah dia lakukan di malam itu, tetapi dia tidak bisa melakukan apa pun karena wanitanya sudah pergi sebelum dia mengatakan apa yang ingin dia lakukan. "Kemana kamu Sheza? Aku bahkan hanya tau namamu." Abian merasa jatuh hati, tapi karena wanita itu tiba-tiba pergi kini dia tidak tahu kemana harus mencarinya. Abian sudah mengungsi di rumah pamannya, dia bahkan tidak berada di

