“Kamu udah mantap sama pilihan kamu kan Aksa? Kalo iya kita berangkat sekarang.” ujar Kakek Aksa yang diangguki oleh Aksa saat ini. Mereka berangkat. Di perjalanan menuju ke restoran itu Aksa tidak bisa berhenti memikir kan Kalila. Benar-benar sepanjang waktu hanya Kalila yang ada di dalam pikiran nya. Kalila sangat menguasai pikiran nya meski pun Kalila tidak ada di dekat nya juga. Saat ini mereka sudah sampai di restoran itu, baru keluarga mereka saja yang datang karena tamu undangan akan datang pada pukul setengah sepuluh setelah semua persiapan mereka sudah selesai. Saat ini Aksa melihat semua desain di restorwn ini, desain nya sungguh sangat bagus dan entah lah tadi jika ia tidak jadi nertunangan akan di apakan dengan semua ini dan makanan yang ada disini. Ia saat ini sudah pasrah d

