53. Satu Ranjang

1081 Kata

"Jangan. Jangan pergi, Mas. Aku mohon jangan pergi…" Awalnya Alvar bingung karena mengira Aroha bicara padanya dalam keadaan mata tertutup. Tapi setelah mendengar kicauannya lagi, dengan cepat Alvar jelas menyadari apa yang Aroha katakan tidak lain hanya sebuah igauan. "Mas…" Aroha terus menggumam. Antara jelas dan tidak jelas karena suaranya semakin mengecil. Melihat Aroha tidak tenang dalam tidurnya padahal tiga jam belakangan terlihat begitu lelap Alvar jadi cemas. Pria itu langsung berpindah ke sisi ranjang satunya, duduk di tepi ranjang, berusaha menenangkan Aroha dan membuatnya agar kembali tidur nyenyak. Tapi tidak, Aroha tetap mengigau, wanita itu kini bahkan mengeluarkan peluh yang membasahi dahinya, membuat Alvar refleks mengusap dan mengeringkannya dari dahi Aroha dengan ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN