DENDAM DAN BENCI

1118 Kata

Matanya memicing saat melihat nama Kaifan HRD muncul dilayar ponsel istrinya. Dia pun menjawab telepon itu. “Halo Reina….” “Tolong jaga sikap anda ya. Saya tidak akan segan-segan bertindak tegas jika anda masih saja mengganggu istri saya. Saya bisa melaporkan anda ke polisi!” ujar Varen langsung mematikan ponsel. “Dasar tidak sopan!” Varen tertegun mendengar umpatannya sendiri, dia pun memeriksa riwayat panggilan masuk di ponsel istronya. Ternyata dugaannya benar, banyak sekali panggilan tak terjawab dari Kaifan. Dia pun melanjutkan memeriksa pesan masuk dan melihat banyak pesan masuk dari pria itu. Namun dia tersenyum setelah melihat kalau Reina tidak pernah membalas satupun pesan dari Kaifan. Beberapa menit kemudian Reina keluar dari kamar. Tidak seperti biasanya, hari ini dia seperti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN