"Lee Joana, ini benar-benar dirimu?" Beberapa menit kemudian, Joana terbangun. Joana menatap Wooseok. Pandangan yang awalnya samar, kini lama kelamaan menjadi jelas. Joana terdiam sejenak, dia bisa merasakan tatapan Wooseok yang begitu sendu menatapnya. Wooseok sama sekali tak berkedip, perlahan Wooseok mengulurkan tangan lalu menyentuh wajah Joana. "Ternyata benar-benar kau," Joana perlahan menggenggam tangan Wooseok, lalu menurunkan tangan Wooseok dari wajahnya, "Kau sudah waras sekarang?" tanya Joana, sambil bangun dan bersandar di tempat tidur. "A-Apa yang terjadi? apa aku ..." "Kau tak ingat? kau membuat keributan di kantor polisi. Hingga mereka harus menghubungiku. Kukira kau sudah gila." "Jadi ... kau membawaku kemari?" Wooseok mendekat, lalu menggenggam tangan Joana, "Jo, aku

