"Sua, apa kau menyukai Direktur Na?" pertanyaan Jiah membuat Sua terdiam, "Karena pacarmu selalu Brèngsek. Jadi ketika seseorang membelamu, kau jadi membuka hati. Apalagi orang ini laki-laki, hatimu ... jadi sedikit bergetar, kan?" "Kau ini bicara apa? s-siapa yang menyukai Direktur Na? dia sudah menikah," "Bagaimana jika dia belum menikah?" "Jiah ..." "Katakan padaku, jantungmu berdegup kencang saat melihatnya? apa kau seperti orang linglung dan tak bisa berkata apapun?" "T-Tidak ada dari hal yang kau sebutkan itu terjadi," Jiah menyipitkan matanya, "Kwon Sua. Kau ingin mencoba membohongiku?" "Aku benar-benar tak menyukainya. Aku hanya kagum karena dia ternyata orang baik." "Kau harus berhati-hati, Sua. Jika kau masih menyukainya sedikit, kau harus berhenti. Perasaanmu itu, bisa m

