Rain berdiri dari duduknya, "kau mau kemana?" tanya Anya. "Aku ingin keluar..bantu-bantu.." jawab Rain santai. "Kau sudah baikan?" Rain mengangguk. Oh jika dirinya tetap di dalam bersama Anya, tidak ada gunanya juga. karena Anya tak bisa diajak bicara, ucap Rain dalam hatinya. Anya mengangguk lalu ikut berdiri. ia berjalan keluar mengikuti Rain yang sudah lebih dulu keluar. Sesampainya di luar Rain langsung mendekati Daren dan mengatakan pada kekasihnya itu jika ia ingin membantu. walaupun mendapatkan penolakan dari Daren, tapi Rain tak pernah menyerah. ia mencari celah apapun untuk bisa membantu Daren sampai akhirnya cowok itu menyerah dan memposisikan Rain di bagian pembuatan minuman. karena hanya dibagian itu Rain bisa aman dan tak akan diganggu lagi. Setengah jam pun berlalu sa

