Satu minggu sudah usia pernikahan ku dan Daren. Namun sampai detik ini, Daren tak pernah menyentuhku lebih jauh selain ciuman. Dan jujur, itu membuatku bertanya. Kenapa? Ada apa? Apa pernikahan ini tak menyenangkan bagi Daren? Atau aku yang sudah tak menarik lagi? Untuk kesekian kalinya, untuk hari ini aku duduk diam di sofa ruang TV. Memikirkan tentang Daren yang belum juga mau menyentuhku membuatku sedikit frustasi. Aku menikah. Aku mempunyai suami, tapi kenapa kehidupanku setelah menikah ini jauh lebih aneh dibandingkan saat aku dan Daren pacaran. Daren juga selalu menyibukkam diri dengan cafe. Pergi pagi dan pulang sudah malam. Seperti hari ini, Daren kembali tak ada di rumah. Ia pergi ke cafe dan menghilang dari Rain. Ingin rasanya Rain menangis, namun entah kenapa ia tak

