Chapter 48

1271 Kata

Seperti yang dijanjikan oleh Irman yaitu pulang ke Jakarta, Cowok tersebut menepati itu semua. Dua hari setelahnya Irman sampai di Jakarta dan menemui Daren di Cafe. "Mana boss?" tanya Irman pada salah seorang karyawan Daren. "Boss di dalam. Lagi galau dia.." Irman paham maksud kata 'galau' yang Karyawan itu katakan. "Oke thank's ya. Gue ke dalam dulu.." setelah pamit, Irman langsung berjalan menuju ruangan Daren. Tanpa mengetuk terlebih dahulu, ia langsung menerobos masuk membuat Daren yang saat itu sedang menghitung-hitung pemasukan dan pengeluaran cafe langsung terkejut. "k*****t lo! Ketok pintu dulu susah ya?" tanya Daren kesal. Yang di marahi hanya senyum-senyum tak jelas, "Sorry. Gue nggak biasa ngetuk-ngetuk kalau sama lo.." "Gila lo! Nanti kalau gue nikah gimana?" tanya Da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN