Jesika yang baru saja mendapat pemberitahuan jika ada pembatalan dirinya yang menjadi model utama pun langsung mengamuk. "Sial, kenapa di batalin? Siapa yang berani batalin?" Jesika saat ini berada di agensi yang menaungi nya. Dia bahkan tak bisa menghubungi Burhan yang meloloskan nya menjadi model utama. "Aku nggak tahu Jesika, semua filenya masuk baru saja dengan pengumuman jika akan di adakan lagi pemilihan. Persaingan terbuka, nggak cuma dari agensi kita tapi juga beberapa agensi." Mata Jesika semakin membola, dia menggebrak meja keras. "Kenapa bisa begitu? Nggak bisa di biarin. Harus aku yang bisa mendapatkan kerjaan itu!" Jesika benar benar berambisi ingin menjadi model pertama di perusahaan itu. # Naskala mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Dia tak bisa tenan

