Dean baru saja menyelesaikan latihan fitnessnya. Ia melangkahkan kakinya ke loker tempat ia menyimpan tas dan bajunya. Andy datang dan menyapanya, ia juga baru selesai dengan aktifitas olahraga di tempat yang sama. Kemudian mereka duduk sebentar di koridor yang menghubungkan ruang tunggu dan ruang loker. “Broooo!” kata Andy menyapa. “What’s up, Broo?” kata Dean kemudian bersalaman akrab dengan Andy. “Ga keliatan di sini lo semenjak nikah. Keenakan bikin baby lo ya, jadi ga inget bikin otot lagi.” Katanya sambil tertawa menggoda. “Sial!” katanya ikut tertawa, “abis pengennya berduaan terus sama Kiara. Ga tega juga gw tinggalin sendirian di apart. Ini aja mumpung ada keponakannya lagi nginep, mangkanya gw beraniin pergi.” “Hooo … mainlah udah lama kan lo ga main. Ana

