FOURTY ONE

1949 Kata

                    Mereka baru saja menyelesaikan penyatuan mereka. Nafas Kiara dan Dean masih tersengal-sengal karna Dean memintanya lagi dan lagi. Padahal ini masih belum terlalu malam. Tapi mereka seakan tidak rela untuk memisahkan diri satu sama lainnya. Dean bahkan seperti sedang kelebihan energi dan menginginkan Kiara lagi dan lagi. Dean kini sudah kembali berhasil menyatukan bibir mereka dan mulai memperdalam ciumannya.                  Astrid yang rencananya akan datang malam itu, mengabarkan tidak jadi datang karna Ben masih berada di kantor dan menyiapkan beberapa dokumen untuk meetingnya besok di Singapura. Infus yang menempel di tangan Kiara juga sudah di copot Dean tadi. Tentunya dengan persetujuan Syafima, dokter kandungan Kiara. “Kio!” panggil Kiara begitu Dean selesai m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN