"AKU KEMBALI DENGAN SEJUTA KERINDUAN YANG MENGGEBU-GEBU," teriak Sean. "Mengapa anak itu suka sekali berteriak," kata Andara. Sean muncul dibalik tembok dengan senyum yang mengembang. "Ada apa kalian menatap anak ganteng ini seperti ini menciumnya," kata Sean. "Hei kakek bahkan ingin membunuhmu" ucap Brianto. "Sepertinya kakek tidak menyayangiku lagi" kata Sean dengan raut wajah sedih. "Wajahmu seperti ikan tenggelam" ujar Selina. "Mom, ikan memang hidup di air, bagaimana bisa ada ikan tenggelam" kata Sean. "Ahh sudah apa yang mereka lakukan dirumah sakit?" Tanya Selina. "Aku punya kabar bahagia mom, akhirnya kami bertemu dengan Julian" perkataan Sean membuat mereka berdiri seketika. "Benarkah, anak aunty sudah ketemu?" Fatimah memandang Sean dengan penuh harap. "Benar aunty, tap

