75. Takdir Yang Harus Diterima

1663 Kata

Shireen dan Gyandra menuju cafe privat, kebetulan ada yang cancel reservasi pada jam sekarang ini sehingga mereka ada waktu satu jam di cafe ini. terletak di lantai teratas dengan model semi outdoor, ada televisi dan sofa. Televisi dilengkapi internet dan juga aplikasi untuk menonton film, mereka memutar film yang berdurasi satu jam. Keduanya larut dalam film tersebut. Kentang goreng, ayam goreng tepung, minuman bersoda, kopi hitam dan juga jus, serta air mineral tersedia di meja. Bahkan ada karpet tebal untuk mereka duduki. Shireen mengusap perutnya yang masih belum ketara kehamilannya. Baru menginjak enam minggu. Gyandra memakan kentang goreng setelah mencolekkan saos, tangannya terulur ke belakang sofa. Shireen tahu dia masihlah Elenio bukan suaminya, nyatanya dia meneguk kopi pahi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN