Sedari tadi beberapa perawat keluar masuk dari ruangan Amora dengan membawa beberapa alat bantu lainnya dengan terburu-buru. Alex menjadi lebih panik dan khawatir namun tak bisa bertanya karena takut mengganggu pekerjaan mereka. "Oh Tuhan aku belum siap kehilangan Amora saat ini. Aku belum bisa merelakan Amora kembali pada-MU sang pemilik hidup. Tolong...kumohon Tuhan selamatkan Amora, ijinkan aku menepati janjiku untuk menjemputnya kembali pada pelukanku. Ya Tuhan, ijinkan aku mencintainya dan membahagiakan hidupnya." Doa Alex dalam batinnya yang perih takut kehilangan Amora. Suara derap langkah para perawat semakin ramai, beberapa perawat membawa brankar yang ditempati Amora dan segala peralatan bantu keluar dari ruangan Amora. Amora akan dipindahkan ke ruang ICCU karena kondisinya se

